0811 2670 320
halo.mokatextile@gmail.com
Jasa printing kain terdekat di Solo

Apa Fungsi Ragam Hias pada Bahan Tekstil?

12 Jun 2023 | Tekstil

Pengertian Ragam Hias

Ragam hias (disebut juga “motif”) merupakan visualisasi seni kerajinan yang membawa identitas kedaerahan dengan keunikan warisan budaya. Ragam hias pada bahan tekstil merupakan bentuk karya seni rupa yang sudah berkembang sejak zaman prasejarah.

Apa fungsi ragam hias pada bahan tekstil? Motif ragam hias pada bahan tekstil mampu menambah keindahan dan memberi nilai estetik pada kain. Fungsi ragam hias pada bahan tekstil setidaknya digolongkan menjadi dua fungsi, yakni fungsi sakral dan fungsi sekuler.

Fungsi sakral ragam hias meliputi elemen magis dan simbolis. Sedangkan, fungsi sekuler dari ragam hias terdapat elemen estetik dan artistik. Utamanya, ragam hias pada bahan tekstil berfungsi untuk menambah keindahan dan memberikan daya tarik visual.

Motif-motif yang indah dan simetris bisa menambah kesan artistik yang indah pada kain atau bahan tekstil lainnya. Desain-desain menarik pada kain tersebut mencerminkan keahlian dan keterampilan para pengrajin.

Penerapan ragam hias pada bahan tekstil dilakukan dengan berbagai teknik misalnya menyulam, tenun ikat, membatik, bordir, dan menyongket. Tiap-tiap teknik tersebut memiliki cara kerja yang berbeda untuk menciptakan motif desain yang unik.

Teknik sulam misalnya, teknik ini memakai jarum dan benang untuk menambahkan gambar atau motif pada kain. Lalu, teknik membatik akan menggunakan lilin yang dipakai sebagai penutup sebelum kain diwarnai. Tenun ikat memakai teknik pengikatan benang sebelum penenunan.

Fungsi Ragam Hias

Ragam hias mudah ditemukan pada bahan tekstil termasuk kain atau busana. Selain itu, ragam hias juga bisa ditemukan pada senjata, bangunan, furniture, atau instrumen lainnya.

Jasa printing kain terdekat di Solo

Menurut Ensiklopedia Indonesia, istilah “hias” secara harfiah berarti ragam corak dan bentuk. Definisi ragam hias sama dengan ornamen (Bahasa Latin: “ornare”) yang berarti menghias atau melengkapi.

Hal ini mencerminkan keinginan untuk membuat objek terlihat lebih indah. Ragam hias dalam lingkup tekstil mencakup hal-hal terkait motif dan pola yang menghias kain.

Terdapat fungsi ragam hias sakral dan sekuler. Penjelasan mengenai fungsi ragam hias pada bahan tekstil adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Sakral

Fungsi sakral hias pada tekstil terdiri dari fungsi magis dan fungsi simbolis. Dalam konteks magis, ragam hias pada kain dipercaya bisa memberi kekuatan spiritual dan perlindungan bagi pemiliknya. Misal, motif pada kain yang digunakan untuk ritual dipercaya dapat mengusir roh jahat dan memberikan keberuntungan.

Di sisi lain, dalam konteks simbolis, motif-motif hiasan mampu mencerminkan makna yang mendalam, seperti mengidentifikasi kelompok atau status sosial tertentu. Ragam hias yang memiliki nilai-nilai simbolis dan bermakna sesuai dengan norma-norma yang berlaku, seperti tradisi, agama, atau peraturan lainnya.

2. Fungsi Sekuler

Fungsi ragam hias pada tekstil bersifat profan yang mencakup elemen estetik dan artistik. Kedua hal tersebut berperan menambah keindahan bahan tekstil dan menghasilkan daya tarik visual. Desain indah dan simetris memberikan harmoni dan keindahan pada bahan tekstil.

Selain itu, ragam hias mengekspresikan diri dalam desain-desain kreatif yang mencerminkan keahlian dan keterampilan pengrajin. Jenis ragam hias yang berfungsi untuk menambah nilai estetika adalah ragam hias dekoratif.

Jasa printing kain terdekat di Solo
Ragam hias merupakan identitas suatu daerah yang memiliki keunikan dari corak warisan budaya.
Fungsi ragam hias pada bahan tekstil

Penerapan Ragam Hias

Teknik penerapan ragam hias pada bahan tekstil mempunyai cara kerja yang unik, mulai dari teknik sulam, batik, tenun ikat, bordir, hingga songket. Tiap-tiap teknik ini memakai cara dan alat khusus untuk menciptakan motif yang dapat menciptakan beragam variasi desain.

1. Teknik Sulam

Pengrajin membutuhkan jarum dan benang untuk menggambar ragam hias pada kain dengan teknik sulam. Prosedur ini mengharuskan pengrajin menusuk jarum secara manual untuk membuat motif yang diinginkan.

Pengrajin bisa menghasilkan hiasan dengan detail yang baik menggunakan teknik sulam benang, sulam pita, dan sulat manik-manik. Ragam hias tersebut bisa disesuaikan menjadi bermacam tekstur sesuai keinginan.

2. Membatik

Pengrajin membutuhkan lilin yang dipakai sebagai bahan penutup motif kain sebelum diwarnai untuk bisa melakukan teknik membatik. Kain yang ditutupi lilin tersebut akan dicelupkan ke cairan pewarna. Cairan pewarna akan memberi warna pada bagian kain yang tidak tertutup lilin.

Ulangi langkah-langkah tersebut untuk menghasilkan bermacam motif sesuai keinginan. Pengrajin dapat membuat beragam motif, mulai dari geometris, motif fauna, hingga motif flora yang rumit.

3. Tenun Ikat

Pengrajin yang menggunakan teknik tenun ikat akan mengikat benang terlebih dulu sebelum penenunan. Benang yang nantinya dipakai sebagai hiasan akan diikat menjadi simpul tertentu untuk menghasilkan motif yang diinginkan.

Setelah diikat, pengrajin dibantu alat tenun akan mulai menenun untuk menghasilkan pola pada bahan tekstil. Dengan menenun, pengrajin bisa membuat motif yang kuat dan tahan lama.

Jasa printing kain terdekat di Solo

4. Membordir

Cara membuat motif hiasan dengan teknik bordir memakai benang dan jarum untuk menghias kain. Benang dijahit di atas dan di dalam kain mengikuti pola unik yang telah ditentukan.

Jarum dipakai untuk mengulir benang yang nantinya akan menghasilkan motif unik. Teknik bordir membantu pengrajin untuk membuat variasi pola yang rumit dengan berbagai jenis teknik jahitan dan kombinasi warna yang kreatif.

5. Songket

Cara membuat motif hiasan dengan teknik songket memakai benang emas atau perak. Benang logam berharga tersebut dijalin secara hati-hati pada kain untuk membentuk pola yang khas sesuai keinginan pengrajin.

Pembuatan songket memerlukan keahlian khusus serta ketelatenan mengingat benang logam itu harus ditenun secara rapi. Dengan menyongket, ragam hias pada kain dapat terlihat lebih berkilau dan mewah. Ini memberi sentuhan yang berbeda pada bahan tekstil yang dipakai.

Itulah materi pembelajaran ragam hias pada pelajaran seni budaya. Membentuk ragam hias merupakan satu cara untuk menjaga nilai nilai budaya yang ada.

Postingan Terkait

Proses Print Tekstil yang Presisi & Konsisten

Banyak pelaku usaha sangat peduli dengan proses print tekstil dengan memilih print digital sebagai solusi modern untuk menjaga kualitas produksi tetap stabil dari awal hingga akhir. Dalam industri tekstil, hasil cetak yang presisi dan konsisten bukan sekadar nilai...

Panduan Memilih Kain Motif Print yang Tepat

Kain motif print menjadi pilihan favorit banyak orang karena keindahan dan keunikannya. Namun, memilih kain motif print yang tepat untuk proyek Anda bisa menjadi tantangan tersendiri. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan agar hasil akhir sesuai dengan...

Panduan Memilih Kain untuk Digital Printing

Berikut adalah panduan lengkap untuk membantu Anda memilih kain untuk digital printing Anda. Digital printing pada kain telah menjadi solusi populer dalam industri tekstil, fashion, dan dekorasi rumah karena kemampuan menghasilkan desain yang detail, warna yang tajam,...